Haiiii gengss, welcome back to my blog, yahhh ketemu lagi bersama saya nur asma. Happy thursday! wahh tidak terasa nih guys sudah sampai pada hari terakhir praktik kami pada minggu ini. Seminggu full ini langit sedang bersedih tapi itu tidak menjadi penghalang buat kami ke kampus untuk memperoleh ilmu sebanyak-banyaknya, asikkkk hahaha semoga kita semua tetap semangat yah guys menjalani kehidupan😁😁😁
Langsung saja yahhh hari ini saya agak telat ke kampus karena ada halangan sedikit sebelum ke kampus, saya sampai di kitchen pukul 07.33, saat sampai di kitchen saya langsung di rivew oleh senior yaitu kak Nisa, saya mendapatkan pertanyaan mengenai potong pada sapi (Basic Cutting Meat) selanjutnya saya akan menjelaskan sedikit tentang basic cutting meat, semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua
- Becky (punuk) Potongan daging sapi bagian ini diambil dari leher yang menyambung dengan bagian paha depan
- Brisket (sandung lamur) Sandung lamur terdapat pada bagian dada bawah sekitar ketiak
- Chuck (sampil) Merupakan bagian daging yang diambil dari leher hingga bahu sapi.
- Fore shank (paha depan) Diambil dari bagian atas paha depan sapi.
- Rib (iga) Bagian yang berasal dari sekitar tulang iga.
- Short loin, Dikenal juga dengan sebutan striploin. Potongan ini menempel dengan bagian iga dan bagian tenderloin serta sirloin
- Tenderloin (has dalam) Diambil dari bagian tengah sapi dan bentuknya seperti silinder panjang
- Sirloin (has luar) Seperti has dalam, potongan daging bagian sirloin juga favorit diolah menjadi steak sirloin, yakiniku, sukiyaki atau shabu-shabu. Daging ini memiliki lapisan otot pada sisi luarnya, seratnya lebih kasar dari tenderloin, sehingga tesksturnya agak lebih keras
- Top Sirloin (has atas) Merupakan bagian sirloin yang lebih disuka karena dianggap lebih enak dan lembut daripada bagian sirloin.
- Flank (samcan) Merupakan bagian dari potongan otot perut, kurang lunak karena mengandung banyak otot namun rasanya sangat kuat akibat memiliki banyak lemak.
- Short plate, Sama dengan bagian flank, short plate merupakan potongan daging dari bagian otot perut, bentuknya panjang dan datar, tetapi tekstur dagingnya kurang lunak
- Rump Cap (tanjung) Bagian ini memiliki tekstur yang cukup lunak sehingga biasa digunakan untuk dipanggang, digoreng atau ditumis/oseng
- Round (gandik) Tekstur daging bagian gandik ini padat, minim lemak, seratnya terlihat panjang-panjang dan warna merahnya lebih muda.
- Shank (sengkel) Konon nama shank, diadaptasi dari bahasa Belanda, shenkel. Merupakan potongan sapi dari bagian betis sehingga memiliki banyak otot dan membutuhkan waktu cukup lama untuk dimasak hingga empuk.
Selanjutnya kami diperbolehkan untuk masuk ke dalam kitchen untuk melihat pak Ical showing, hari ini pak Ical showing beef steaw, shrimp bisque dan hollandaise, dan kami juga diberikan beberapa pelajaran oleh pak Ical seperti perbedaan gelatin dan agar-agar, jadi Gelatin berasal dari hewani dan agar-agar berasal dari nabati. Selanjutnya saya akan menjelaskan sedikit tentang beef stew, shrimp bisque dan hollandaise
Saus Hollandaise adalah salah satu dari lima saus utama (mother sauce) dalam kuliner klasik Perancis. Saus hollandaise dibuat dari mentega cair dan kuning telur serta ditambahi dengan jus jeruk dan cuka. Saus ini menjadi kental karena adanya emulsi yang membuat mentega cair dan air dalam jus jeruk atau cuka tercampur dan mengental.
Pate adalah hidangan pembuka dingin yang terbuat dari daging ayam, sapi, ikan, hati yang dicincang halus dan diberi bumbu kemudian dicetak dengan cetakan empat persegi panjang, bahan dan dibungkus dengan adonan (pie) kemudian dimasukan kedalam cetakan dan dipanggang didalam oven. setelah dingin diberikan lapisan aspic jelly dan dimasukan ke dalam lemari pendingin.
Shrimp Bisque adalah sup asal Perancis yang halus, lembut, dan sangat berpengalaman, yang secara klasik didasarkan pada kaldu kental (coulis) krustasea. Bisa dibuat dari lobster, langoustine, kepiting, udang atau udang karang.
Diperkirakan namanya berasal dari Biscay, seperti di Bay of Biscay, tapi krustasea tentu saja adalah bis cuites "dua kali dimasak" (dengan analogi biskuit) karena mereka pertama kali tumis ringan di tempurung mereka, kemudian direbus anggur dan bahan aromatik, sebelum ditegang, diikuti dengan penambahan krim.
Selanjutnya kami melanjutkan membuat menu 1.1, kelompok saya bertugas membuat shrimp bisque, tapi saya ditugaskan untuk memplating baked custard tart yang akan dihidangkan di resto. Hari ini kami menghidangkan custard tart dikarenakan kemarin kami tidak sempat untuk menghidangkannya di resto. Setelah selesai kami istirahat sebentar lalu dilanjutkan dengan General cleaning
Mungkin sekian dulu cerita untuk hari ini, yeyyy akhirnya selesai juga Minggu praktek. Semoga blog-blog saya dapat bermanfaat bagi kita semua yahh, apabila kalian memiliki saran dan komentar silahkan untuk tulis di kolom komentar. sampai juga di Minggu berikutnya gengss





Tidak ada komentar:
Posting Komentar