Jumat, 22 Januari 2021

Food training 6

1. Kue Cantik Manis


Terminologi:

Kue cantik manis merupakan jenis kue basah yang mempunyai tampilan yang cantik. Kombinasi warna putih dan merah muda membuat kue ini tampak cantik. Apalagi, rasa manisnya kian menambah kesempurnaan kue basah ini.


Kue ini banyak ditemui di pasar atau kaki lima di Pulau Jawa. Berbahan dasar tepung hunkwe, beberapa daerah tertentu ada yang menyebutnya dengan jentik manis atau cente manis.


Resep:

Bahan:

- 60 gram tepung hunkwe

- 50 gram sagu mutiara

- 120 gram gula pasir

- ½ sendok teh garam

- 600 mililiter santan kekentalan sedang (200 mililiter santan ditambah dengan 400 mililiter air)

- 2 lembar daun pandan

- 100 gram nangka dan potong dadu kecil


Cara membuat:

- Rebus mutiara hingga bening, angkat dan masukkan air dingin (air matang) agar mutiara tidak lengket satu sama lain

- Larutkan tepung hunkwe dengan 200 mililiter santan, aduk rata dan sisihkan

- Rebus sisa santan (400 mililiter) dengan gula, garam dan daun pandan dengan api kecil sambil diaduk hingga mendidih

- Tuang larutan hunkwe ke dalam rebusan santan sambil terus diaduk dengan cepat agar tercampur hingga mengental dan meletup-letup.

- Tiriskan mutiara dan masukkan ke dalam adonan hunkwe. Lalu, aduk rata

- Tambahkan nangka dan aduk rata lagi

- Tuang adonan ke cetakan dan biarkan dingin

- Setelah dingin, keluarkan cetakan dan sajikan.



2. Waffle


Sejarah:

Waffle. Hidangan bertekstur renyah ini disebut-sebut telah tercipta sekitar pada abad ke-9 dan ke-10. Meski Belgia secara umum diyakini sebagai tanah kelahiran waffle, namun kelezatan santapan satu ini telah begitu populer di seluruh penjuru dunia. Di abad ke-11 dan ke-12, waffle seringkali diberi perasa air rendaman bunga jeruk dan madu. Resep waffle pertama ditemukan di sebuah manuskrip dari abad ke-14. Hingga abad ke-17 dan ke-18, waffle yang terbuat dari tepung terigu lazim dikonsumsi. Hal tersebut karena tepung gandum dan gula sangat mahal di masa itu. Hanya keluarga kerajaan dan bangsawan yang mampu membelinya. Evolusi waffle berlanjut di abad ke-20 dimana banyak restoran yang menyajikan waffle bercita rasa savory atau gurih. Waffle memang bisa disantap dengan apa saja, mulai dari buah-buahan, cokelat, sirup manis, gula bubuk, hingga ayam goreng, daging asap, telur dan keju. Meski begitu, adonan waffle sendiri terdiri dari beberapa jenis tergantung dari bahan yang digunakan. Tentu saja kombinasi bahan yang berbeda menghasilkan tekstur waffle yang juga berbeda.


Resep:

*Bahan kering:

1 cup terigu

1.5 sdt baking powder

2 sdm gula

1/4 sdt garam alias dikittt banget

*Bahan basah:

1 telur kocok dl ya pakai tangan aja

240 ml susu.. hangatin ya jgn mendidih.. suam2 kuku saja

2 sdm butter leleh

1 sdt vanila

Khusus waffle

1 sdt minyak goreng

Kuas


Cara membuat:

- Campur bahan kering. Biasakan ayak adonan biar tidak bergerindil aduk bahan basah juga. Pisah masing2

- Tuang adonan basah ke kering.. aduk2 hingga rata. Sampai mengkilaat yaa adonannya

- Khusus waffle. Panaskan cetakan sekitar 3 menit sebelum dituang adonannya. Api sedang kecil aja yaa biar tdk hangus. Cetakan olesi dg minyak goreng pakai kuas

- Tuang adonan dlm cetakan waffle. Biarkan 1 menit dulu, Kemudian langsung balik. Biarkan 2 menit. Tinggal nunggu.tingkat kematagan yg diinginkan.

- Untuk pancake: tinggal panaskan wajan anti lengket, tidakidak usah dikasi minyak.

- Tuang ditengah dan tunggu matang aja, pakai pi sedang kecil yaa

- Pancakenya sudah matang

- Crepes: tambahkan susu 2 sdm biar agak cair, kemudian taro adonan di wajan anti lengket buat tipis2.

- Kasih selai susuai selera



3. Pisang ijo


Terminologi:

Pisang ijo atau es pisang ijo adalah sejenis makanan khas di Sulawesi Selatan, terutama di kota Makassar. Makanan ini terbuat dari bahan utama pisang yang dibalut dengan adonan tepung berwarna hijau. Cara memasaknya dengan mengukus di dandang. Adonan tersebut dibuat dari tepung, air, dan pewarna hijau yang terbuat dari campuran air dengan daun suji atau pandan.


Resep:

- 8 buah pisang raja

-  250 ml santan segar

-   250 ml air kelapa murni / hydro coco original 

-  150 gr gula pasir 

-  1 lembar daun pandan

-  50 gr tepung maizena, larutkan dengan air

-  175 gr tepung beras 

-  5 ml pasta pandan 

-  200 ml sirup pisang raja 

-  100 gr mutiara 

-  2sdm mentega


Cara membuat:

- Langkah pertama adalah membuat kulit luar pisang. Didihkan 150ml santan, masukkan 75 gram gula, dan garam secukupnya. Aduk sampai gula larut, masak dengan api kecil dan terus aduk.

- Tambahkan pasta pandan dan mentega, bertujuan menghasilkan warna ijo mengilap. Masukkan tepung beras. Aduk sampai adonan kalis dan tidak menempel di panci. Dinginkan. 

- Saus: campur santan, air kelapa, dan gula pasir. Masukkan daun pandan untuk hasilkan aroma harum. Aduk sampai mendidih, tambahkan garam. 

- Larutkan tepung beras dengan air kelapa. Campurkan ke adonan saus, aduk hingga mengental. Masak sampai berbuih. Angkat dan saring agar teksturnya lembut. 

- Ambil adonan kulit sebanyak 3 sdm. Letakkan di atas plastik. Pipihkan dan bentuk jadi lingkaran. Taruh pisang raja di atasnya. Gulung dan pastikan pisang tertutup adonan kulit. Lakukan sampai adonan dan pisang habis. 

- Kukus pisang selama lebih kurang 5 menit. Setelah matang, potong ukuran 2 cm. Pastikan tidak terlalu tebal atau tipis. 

- Susun pisang ijo dalam mangkuk saji. Letakkan pisang ijo, siram dengan saus. Taburkan mutiara dan beri sirup pisang raja. 

- Apabila tidak tersedia sirup pisang raja, ganti dengan sirup coco pandan. Pisang ijo dapat ditambah es batu atau dinikmati hangat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar